Cara Alami Mengobati Diare Pada Anak

Cara Alami Mengobati Diare Pada Anak

Cara Alami Mengobati Diare Pada Anak | Cara Alami Mengobati Diare pada anak dengan konsumsi obat herbal | Cara Alami Mengobati Diare pada anak terbaik | Obat Herbal untuk Mengobati Diare pada anak Asli Original | Agen Obat untuk mengobati Diare pada anak Surabaya Sidoarjo Original Murah | Solusi terbaik dan Cara Alami Mengobati Diare pada bayi | Cara Alami Mengobati Diare dengan cepat | Agen Distributor Obat Herbal Diare untuk anak surabaya sidoarjo gresik mojokerto | Cara Mengobati Diare pada anak Secara Tradisional | Cara Alami Mengobati Diare pada ibu hamil | Cara Alami Mengobati Diare pada balita dengan cepat | Obat Herbal alami untuk Diare pada ibu menyusui | Cara Alami Mengobati Diare pada anak Paling Ampuh | Cara Alami Mengobati Diare anak paling manjur | Cara Alami Mengobati Diare anak paling cepat | Cara Alami Mengatasi diare secara cepat | Cara Alami Mengobati Diare pada anak | Penyebab diare pada anak | Cara Alami Mengobati diare dengan cepat |

cara alami mengobati diare pada anak, cara alami mengobati diare pada anak 1 tahun, cara alami mengobati diare pada anak usia 2 tahun, cara alami mengobati diare pada anak usia 1 tahun, cara alami mengatasi diare pada anak usia 1 tahun, cara alami mengatasi diare pada anak 2 tahun, cara alami menghilangkan mencret pada anak, Cara Alami Mengobati Diare Pada Anakcara alami mengatasi diare pada anak balita, cara mengatasi diare pada anak secara alami, cara alami mengobati mencret pada anak anak, cara alami mengobati diare pada anak, cara mengobati diare pada anak secara alami, cara alami atasi diare pada anak 1 tahun, cara alami mengobati mencret pada anak, cara alami menyembuhkan mencret pada anak, cara mengatasi mencret pada anak secara alami, cara mengatasi diare pada anak secara tradisional, cara mengobati mencret pada anak secara alami, cara mengobati diare pada anak secara tradisional

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak-anak. Kalau tidak segera diatasi, akibatnya bisa berbahaya. Oleh karena itu para ibu perlu tahu bagaimana ciri, penyebab serta mengatasi diare pada si kecil.

Diare adalah buang air besar dengan tinja encer atau berair dengan frekuensi lebih sering dari biasanya (normalnya). Namun pada anak bayi frekuensi BAB normal bisa lebih sering dari dewasa, maka jangan langsung mengira bayi diare walaupun buang air besarnya lebih dari tiga kali.

Pada umumnya, anak buang air besar maksimal 3 kali sehari dan minimal sekali tiap 3 hari. Bentuk feses bergantung pada kandungan air dalam feses. Pada keadaan normal, feses berbentuk seperti pisang.

Dilihat dari kandungan airnya, bentuk feses bervariasi mulai dari “cair” (kadar airnya paling tinggi, biasanya terjadi pada diare akut), “lembek” (seperti bubur), “berbentuk” (feses normal, seperti pisang), dan “keras” (kandungan air sedikit seperti pada keadaan sembelit).

Pada bayi usia 0-2 bulan, frekuensi buang air besarnya lebih sering karena masih dalam periode ASI ekslusif. Selama berat badan bayi meningkat normal, kondisi itu tidak masuk kategori diare. Situasi tersebut hanya disimpulkan sebagai intoleransi laktosa sementara akibat belum sempurnanya perkembangan saluran cerna.

Normalnya warna feses kuning kehijauan. Terkadang pada bayi, warna feses juga bergantung asupan makanannya. Tapi perlu diperhatikan jika fesesnya mengandung darah.

Frekuensi Normal Buang Air Besar Bayi:

Bayi usia 0 – 6 bulan (ASI): Sehari 1-7 kali atau bahkan hanya 1-2 hari sekali.

Bayi usia 0 – 6 bulan (non-ASI): Sehari 3-4 kali atau sampai hanya 1-2 hari sekali.

Usia di atas 6 bulan : Biasanya 3-4 kali sehari atau 2 hari sekali. Jika sudah menginjak usia 4 tahun sama seperti dewasa.

Jika frekuensi BAB bayi Anda masih dalam rentang diatas berarti normal, dengan catatan tidak disertai penurunan berat badan atau gejala lain.

Cara Alami Mengobati Diare Pada Anak balita

Anak dinyatakan menderita diare bila buang air besar “lebih encer” dan “lebih sering” dari biasanya. Selain “cairan”, feses anak diare dapat mengandung lendir dan darah, tergantung pada penyebabnya. Gejala ikutan lainnya adalah demam dan muntah. Terkadang gejala muntah dan demam mendahului mencret.

Gejala yang timbul akibat penyakit diare

Karena mencret dan muntah yang terus-menerus, pada awalnya anak akan merasa haus karena mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) ringan.

Bila tidak ditolong, dehidrasi bertambah berat dan timbullah gejala-gejala sebagai berikut:

  • Anak cengeng, gelisah, dan bisa tidak sadarkan diri pada dehidrasi berat.
  • Mata tampak cekung, pada bayi ubun-ubun cekung, bibir dan lidah kering, tidak tampak air mata walaupun menangis.
  • Turgor berkurang yaitu bila kulit perut dicubit tetap berkerut,
  • Nadi melemah sampai tidak teraba, tangan dan kaki teraba dingin,
  • Kencing berkurang.
  • Pada dehidrasi berat, napas tampak sesak karena tubuh kekurangan zat basa (asidosis).
  • Bila terjadi kekurangan elektrolit, dapat terjadi kejang.

Cara Alami Mengobati Diare dengan cepat

Prinsip menangani diare adalah:

  • Rehidrasi: mengganti cairan yang hilang, dapat melalui mulut (minum) maupun melalui infus (pada kasus dehidrasi berat).
  • Pastikan porsi makanan yang diberikan memenuhi kebutuhan minimal si kecil: jangan membiarkan anak tidak makan dan minum, teruskan memberi ASI dan lanjutkan makanan seperti yang diberikan sebelum sakit.
  • Pemberian obat diare anak seminimal mungkin. Sebagian besar diare pada anak akan sembuh tanpa pemberian obat diare anak atau antidiare dan antibiotik. Bahkan pemberian antibiotik justru dapat menyebabkan diare kronik.

Mengatasi dimulai di rumah.

Bila anak atau balita menderita diare dan belum menderita dehidrasi, segera berikan minum minimal sebanyak 10 mililiter per kilogram berat badan anak. Hal itu dilakukan setiap kali anak mencret agar cairan tubuh yang hilang bersama feses dapat diganti untuk mencegah dehidrasi yang bisa berujung pada kematian.

Memberi anak oralit juga bisa dilakukan. Pastikan dosis yang Anda berikan sesuai dengan berat badan si kecil. Lantas, bagaimana mengetahui keadaan anak membaik sehingga tidak perlu dibawa ke dokter? Tentu saja dengan melihat adanya perbaikan dari gejala-gejala yang disebutkan di atas. Misalnya kesadaran anak membaik, rasa hausnya menghilang, mulut dan bibirnya mulai membasah, kencing banyak, dan turgor kulit perutnya membaik.

Cara Alami Mengobati Diare degan perawatan dokter

Pencegahan diare

Diare umumnya ditularkan melaui 4 F, yaitu Food, Feces, Fly dan Finger. Karena itu, upaya pencegahan diare adalah dengan memutus rantai penularan tersebut.

Beberapa upaya yang mudah diterapkan adalah:

  • Siapkan makanan memadai, sehat, bergizi, dan bersih
  • Penyediaan air minum yang bersih
  • Kebersihan perorangan
  • Cuci tangan sebelum makan dan sebelum merawat anak/bayi
  • Pemberian ASI eksklusif
  • Buang air besar pada tempatnya (WC, toilet)
  • Tempat buang sampah yang memadai (tertutup dan dibuang tiap hari)
  • Berantas lalat agar tidak menghinggapi makanan
  • Lingkungan hidup yang sehat

Diare pada anak dapat menyebabkan kematian dan kurang gizi. Kematian dapat dihindarkan dengan mencegah dan mengatasi dehidrasi melalui pemberian oralit. Gizi kurang dapat dicegah dengan pemberian makanan yang memadai selama berlangsungnya diare. Peran obat-obatan tidak begitu penting dalam menangani anak yang mengalami diare. Pecegahan dan pengobatan diare harus dimulai di rumah.

Mengatasi Diare dengan tips pola makan BRAT

BRAT merupakan singkatan dari banana (pisang), rice (nasi), applesauce (saus apel, yaitu apel yang dihaluskan namun bukan dijus) dan toast (roti panggang). Ke empat jenis makanan  ini memiliki peran yang sangat penting dalam mempercepat atau menjaga diare yang terjadi mulai kalangan bayi, anak-anak, dewasa sampai lansia. Di mana mereka mampu mengurangi jumlah tinja yang dihasilkan oleh tubuh dan memberikan kesempatan pada usus untuk beristirahat sejenak.

Cara Alami Mengobati Diare Pada Anak dengan diet BRAT

Pisang kaya akan potasium yang dapat membantu menggantikan nutrisi tubuh yang hilang karena muntah dan diare. Di mana ada sebuah penelitian yang menyatakan bahwa diet biasa lebih efektif dalam mengobati diare.  Pisang mengandung tinggi kalium yakni elektrolit yang mudah hilang selama episode muntah dan diare. Pisang juga mengandung pati resisten yang mampu berperan bakteri usus untuk menghasilkan asam lemak rantai pendek dengan merangsang cairan, natrium dan penyerapan kalium. Pisang juga membantu mengatasi hilangnya nutrisi dari diare. Kalium dalam elektrolit yang sangat penting bertanggung jawab untuk menyediakan energi bagi sel-sel, jaringan, dan organ tubuh.

Saus apel mengandung serat larut khusus yang disebut sebagai pektin, di mana ia mampu bertindak sebagai probiotik dalam peradangan usus dan meningkatkan tingkat bifidobacteria, menyeimbangkan mikroflora usus dan meningkatkan permeabilitas usus dan mengurangi kehilangan cairan. Kulit segar dari apel mengandung selulosa.

Saus apel memliki jumlah gula atau rasa manis alami. Di mana ia termasuk salah satu buah mudah dicerna dan mudah mudah untuk mentolerir. Mengkonsumsi asupan dari saus apel sehari juga dapat membantu asupan kalori dan menjaga perut untuk tetap terkontrol.

Beras yang diolah sebagai makanan pokok sehari-hari termasyuk pati hambar yang dapat dengan mudah kita toleransi ketika perut sedang emosi atau marah. Hal ini dapat dikonsumsi tanpa campuran mentega atau garam, di mana bahan² tambahan dapat menganggu perut terutama dalam beberapa hari pertama diare. Dengan beras yang digunakan adalah beras putih jangan beras merah yang telah dikaitkan dengan serat yang meningkat yan dapat membuat tinja menjadi longgar dan bahkan membuat diare berkembang menjad lebih parah.

Roti panggang termasuk salah satu makanan sumber yang baik dari karbohidrat hambar yang mudah dicerna ketika perut sedang kambuh. Sedangkan pada roti putih juga memiliki efek dampak yang baik karena rasa yang lebih ringan dan mengandung kurang serat serta membantu menetapkan kotoan anda. Hindari penambah roti seperti mentega dan selai manis. Di mana mereka mengandung tinggi  lemak dan rasa manis bisa membuat perut bertahap ke  yang lebih buruk.

Keunggulan dari diet BRAT untuk penderita diare :

  • Rendah lemak (karena penundaan lemak pengosongan lambung dan memperlambat pencernaan)
  • Rendah serat tidak larut (makanan rendah serat akan lebih “mengikat” dan membantu membuat tinja lebih kencang, dan juga kurang mungkin untuk mengiritasi lambung dan usus)
  • Hambar (untuk menjadi lebih lezat ketika Anda merasa mual)
  • Mengandung pektin (serat larut yang ditemukan dalam buah-buahan matang, yang memerangi diare dengan meningkatkan permeabilitas usus dan mengurangi kehilangan cairan)
  • Pasokan sehat yang dapat mengganti beberapa elektrolit yang hilang melalui muntah dan diare (kalium, magnesium, natrium, dan kalsium)

Menjalani diet BRAT dapat dilakukan oleh semua kalangan termasuk balita. Namun untuk seorang balita mungkin masih dalam pertumbuhan gigi atau bahkan seringkali ada yang belum tumbuh gigi, sehingga untuk jenis pisang dan nasi bisa dengan cara ditumbuk atau dibubuhkan untuk memudahkan mereka mengkonsumsinya.

Obati Diare Anak dengan Syifa Kids Diar

Karena aktifitas anak-anak yang jarang terpantau sering kali makanan dan benda-benda yang menyebabkan anak diare tertelan saat bermain. Tidak hanya itu kondisi lingkungan dan asupan makanan yang tidak terkontrol juga menjadi masalah anak diare.

Langkah paling bijak dalam mengatasi diare adalah dengan menggunakan herbal untuk diare. Karena selain aman, bahan herbal untuk diare juga mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak. Salah satunya dengan memberikan madu Syifa Kids Diar.

Syifa Kids merupakan formula nutrisi 100% alami tanpa bahan kimia yang memadukan madu murni, habbatussauda, dan herbala alami, kaya akan vitamin dan mineral alami yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Madu syifa kids efektif untuk digunakan dalam pengobatan. 100% alami tanpa pewarna, perasa, pengawet menjadikan madu herbal anak Syifa Kids jauh dari efek samping.

Cara Alami Mengobati Diare Pada Anak dengan Syifa Kids Diar

Madu Syifa Kids Diar Insyaa Allah Berkhasiat :

– Membantu Mengobati diare
– Menurunkan frekuensi buang air besar
– Mengatasi perut kembung, mulas, masuk angin
– Memperbaiki sistem pencernaan

Aturan minum :

(diminum sampai sembuh)
– Umur 6 bulan – 1 tahun : 3 x sehari 1/2 sendok teh
– Umur 1 tahun – 3 tahun : 3 x sehari 1 sendok teh
– Umur 3 tahun – 5 tahun : 3 x sehari 2 sendok teh
– Umur > 6 tahun : 3 x sehari x 1 sendok makan

Simpan di tempat yang sejuk, kering dan terlindung dari cahaya matahari secara langsung.

 

Untuk keterangan produk yang lebih lengkap silahkan KLIK DISINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *