Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2

Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 | Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 dengan konsumsi obat herbal | Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 terbaik | Obat Herbal untuk Mengobati Diabetes Tipe 2 Asli Original | Agen Obat untuk mengobati Diabetes Melitus Surabaya Sidoarjo Original Murah | Solusi terbaik dan Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 | Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 dengan cepat | Agen Distributor Obat Herbal Diabetes Tipe 2 surabaya sidoarjo gresik mojokerto | Cara Mengobati Diabetes Tipe 2 Secara Tradisional | Cara Alami Mengobati Kencing Manis | Cara Alami Mengobati Kencing Manis dengan cepat | Obat Herbal alami untuk Diabetes tipe 2 | Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 Paling Ampuh | Cara Alami Mengobati diabetes melitus paling manjur | Cara Alami Mengobati Kencing Manis paling cepat | Cara Alami Mengatasi diabetes melitus | Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 | Penyebab demam kencing manis | Cara Alami Mengobati diabetes melitus dengan cepat |

cara alami mengobati diabetes, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara alami mengobati diabetes kering, cara alami mengobati diabetes insipidus, cara alami mengobati diabetes melitus, cara alami mengobati diabetes basah, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara alami mengatasi diabetes melitus, cara alami menyembuhkan diabetes tipe 2, cara alami pengobatan diabetes tipe 2, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara alami menyembuhkan diabetes melitus, cara alami menyembuhkan diabetes kering, cara alami mengobati luka diabetes tipe 1, cara alami mengobati gejala diabetes tipe 2, cara alami mengobati penyakit diabetes kering, cara pengobatan alami diabetes kering, cara alami mengatasi gejala diabetes tipe 2, cara alami menyembuhkan luka diabetes, cara alami menyembuhkan penyakit diabetes kering, cara alami mengobati luka akibat diabetes tipe 2, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 terbaikcara ampuh mengobati diabetes tipe 2 secara alami, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 dengan bahan alami, cara mengobati luka diabetes basah secara alami, bagaimana cara mengobati diabetes tipe 2 secara alami, cara mengobati diabetes tipe 2 secara alami dan cepat, cara mengobati diabetes tipe 2 dengan cara alami, cara cepat mengobati diabetes secara alami, cara mengobati diabetes tipe 2 dengan alami, cara mengobati diabetes tipe 2 dengan bahan alami, cara mengatasi diabetes dengan alami, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara mengobati diabetes dengan obat alami, cara mengobati diabetes insipidus secara alami, cara mengobati luka diabetes secara alami,  cara alami mengobati luka pada penderita diabetes, cara alami mengobati penyakit diabetes melitus, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara alami mengobati penyakit diabetes, cara alami menyembuhkan penyakit diabetes, cara alami pengobatan penyakit diabetes, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara mengobati penyakit diabetes kering secara alami, cara mengobati penyakit diabetes melitus secara alami, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara alami mengobati sakit diabetes, cara alami menyembuhkan sakit diabetes, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara mengobati diabetes secara alami, cara mengobati diabetes scra alami, cara mengobati diabetes kering secara alami, cara mengobati diabetes melitus secara alami, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara mengobati diabetes basah secara alami, cara alami untuk mengobati diabetes, Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2, cara mengobati diabetes yang alami, cara alami atasi diabetes melitus, cara mengatasi diabetes melitus secara alami, cara mengatasi penyakit diabetes melitus secara alami

Pengertian Diabetes Tipe 2

Diabetes adalah penyakit kronis (menahun) yang terjadi ketika pankreas (kelenjar ludah perut) tidak memproduksi cukup insulin, atau ketika tubuh tidak secara efektif  menggunakan insulin. Diabetes biasa ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. Sedangkan diabetes tipe 2 adalah diabetes yang disebabkan tubuh tidak efektif menggunakan insulin atau kekurangan insulin yang relatif dibandingkan kadar gula darah.

Penderita Diabetes Tipe 2 di Indonesia

Pada tahun 2015, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 10 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional). Namun, hanya sekitar separuh dari mereka yang menyadari kondisinya.

Hasil penelitian Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) dari Kementrian Kesehatan Indonesia pada tahun 2013, sekitar 12 juta penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun menderita diabetes tipe 2. Ini berarti 6,9 persen dari total penduduk usia di atas 15 tahun. Tapi hanya 26 persen saja yang sudah terdiagnosis, sedangkan sisanya tidak menyadari dirinya sebagai penderita diabetes tipe 2.

Penyebab Diabetes Tipe 2

Sel-sel dalam tubuh manusia membutuhkan energi dari gula (glukosa) untuk bisa berfungsi dengan normal. Yang biasanya mengendalikan gula dalam darah adalah hormon insulin. Insulin membantu sel mengambil dan menggunakan glukosa dari aliran darah. Jika tubuh kekurangan insulin yang relatif, artinya kadar gula darah sangat banyak akibat asupan berlebihan sehingga kadar insulin tampak berkurang; atau muncul resistensi terhadap insulin pada sel-sel tubuh, kadar gula (glukosa) darah akan meningkat drastis. Inilah yang memicu dan menjadi penyebab penyakit diabetes (diabetes melitus).

Diabetes tipe 2 biasanya terjadi pada orang-orang yang memiliki berat badan berlebih dan kurang gerak fisik. Biasanya pola hidup yang tidak aktif banyak memicu terjadinya penyakit ini. Itulah sebabnya diabetes tipe 2 sejak dahulu biasa ditemukan pada orang-orang dewasa. Tapi sekarang, jumlah penderita diabetes tipe 2 pada anak-anak juga mulai meningkat.

 

Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 dan penyebab diabetes tipe 2

Gejala-gejala Diabetes

Gejala diabetes tipe 2 merupakan gejala klasik, artinya ini merupakan gejala yang selalu ada di dalam diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2. Di antaranya:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sering merasa haus.
  • Rasa lapar yang bertambah sering.

Gejala lain yang bisa juga muncul pada diabetes tipe 2, antara lain :

  • Berkurangnya massa otot.
  • Turunnya berat badan.
  • Luka yang lambat sembuh atau sering mengalami infeksi.
  • Pandangan yang kabur.

Konsultasikanlah kepada dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas sehingga diagnosis serta pengobatan dini dapat dilakukan.

Pengobatan dan Komplikasi Diabetes Tipe 2

Meski diabetes tidak bisa disembuhkan, diagnosis dini sangat penting agar diabetes dapat segera ditangani. Pendeteksian dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes untuk dikendalikan.

Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk mempertahankan keseimbangan kadar gula darah dan mengendalikan gejala untuk mencegah komplikasi yang mungkin terjadi. Mengubah gaya hidup juga bisa mengendalikan gejala-gejala diabetes tipe 2, misalnya dengan menerapkan pola makan sehat, teratur berolahraga, membatasi konsumsi minuman beralkohol, serta berhenti merokok.

Jenis diabetes ini merupakan penyakit yang progresif. Karena itu, penderita diabetes tipe 2 umumnya akan membutuhkan obat-obatan untuk menjaga keseimbangan kadar gula darahnya.

Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 dan penyebabnya

Diabetes dapat mengakibatkan sejumlah komplikasi jika diabaikan. Kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, saraf, dan organ tubuh.

Diabetes yang Dialami Ibu Hamil

Diabetes juga bisa dialami oleh ibu hamil dan biasanya dikenal dengan istilah diabetes gestasional. Ini terjadi karena wanita yang hamil terkadang memiliki kadar gula darah yang melebihi normal tapi masih belum termasuk kadar gula pada diabetes, namun insulin juga tidak bisa mengendalikannya.

Diabetes gestasional dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan pada ibu serta janin. Karena itu, sangat penting bagi penderita diabetes yang sedang hamil untuk menjaga keseimbangan kadar gula darahnya.

Gejala Diabetes Tipe 2

Gejala klasik diabetes tipe 2 sama dengan diabetes tipe 1, yaitu:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sering merasa haus.
  • Rasa lapar yang bertambah.

Selain itu, gejala-gejala ini juga bisa menyertai gejala klasik, antara lain:

  • Turunnya berat badan.
  • Luka yang lambat sembuh atau sering mengalami infeksi.
  • Gatal-gatal.
  • Pandangan yang kabur.
  • Sering kelelahan.

Gejala-gejala ini timbul setelah gula darah meningkat di dalam darah selama beberapa waktu tertentu. Awalnya, gejala diabetes tipe 2 cenderung ringan. Oleh sebab itu, banyak penderitanya yang sering tidak menyadari bila mereka sudah mengidap penyakit ini.

Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 dan Gejala Diabetes

Bila kadar gula darah terus meningkat dan menjadi terlalu tinggi (hiperglikemia), maka akan timbul:

  • Mulut kering dan merasa sangat haus.
  • Sering buang air kecil.
  • Infeksi yang sering kambuh, contohnya sariawan serta infeksi kandung kemih.
  • Tekanan darah rendah.

Diagnosis dan pengobatan diabetes secara dini dapat mengurangi risiko komplikasi. Konsultasikanlah kepada dokter secepatnya jika Anda mengalami gejala diabetes.

Penyebab Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 terjadi pada saat organ pankreas dalam tubuh penderita tidak memproduksi relatif cukup insulin untuk mempertahankan kadar gula darah dalam batas normal. Penyebab lainnya adalah sel-sel tubuh yang menjadi kurang peka terhadap insulin atau yang dikenal dengan istilah resistensi terhadap insulin.

Kadar gula darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas. Insulin berfungsi untuk memindahkan gula dari darah ke sel-sel tubuh yang akan mengubahnya menjadi energi.

Terdapat sejumlah faktor di balik kurangnya produksi insulin dalam diabetes tipe 2. Beberapa faktor risiko tersebut meliputi:

  • Faktor Usia. Risiko diabetes tipe 2 akan makin tinggi seiring bertambahnya usia. Ini mungkin dipicu oleh berat badan yang cenderung bertambah dan frekuensi olahraga yang berkurang saat kita makin tua. Diabetes jenis ini umumnya menyerang orang-orang yang berusia 40 tahun ke atas. Risiko orang beretnis Asia bahkan tinggi, yaitu pada usia 25 tahun ke atas.
  • Pengaruh Faktor Keturunan. Memiliki anggota keluarga (terutama keluarga inti seperti ayah, ibu, dan saudara kandung) yang menderita diabetes juga akan meningkatkan risiko Anda. Risiko bagi anak-anak dengan ayah atau ibu penderita diabetes tipe 2 juga sepertiga lebih tinggi untuk terkena diabetes.
  • Dampak Berat Badan.Risiko diabetes tipe 2 lebih tinggi pada orang yang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Mengukur pinggang untuk mengecek tumpukan lemak di bagian ini adalah cara tercepat untuk mengukur risiko diabetes Anda. Yang berisiko lebih tinggi adalah wanita dengan ukuran pinggang 80 cm atau lebih serta pria Asia dengan ukuran pinggang 90 cm atau lebih.
  • Faktor Etnis. Etnis Asia memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi.
  • Pradiabetes, yaitu kondisi kadar gula darah yang selalu melebihi normal, tapi belum mencapai tahap diabetes. Jika Anda mengalami kondisi ini, maka risiko berkembang menjadi diabetes juga semakin meningkat.
  • Diabetes gestasional. Wanita yang pernah mengalami kondisi ini memiliki risiko mengidap diabetes tipe 2 yang lebih tinggi.

Penyebab dan Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2

Diagnosis Diabetes Tipe 2

Diagnosis sejak dini sangat penting agar diabetes dapat ditangani secepatnya. Jika Anda mengalami gejala diabetes, Anda sebaiknya segera mengkonsultasikannya kepada dokter. Sejumlah pemeriksaan yang umumnya akan dianjurkan adalah sebagai berikut:

Tes HbA1c

Pemeriksaan ini akan menunjukkan kadar gula rata-rata dalam darah pasien selama periode 2-3 bulan terakhir. Tingkat HbA1c dengan angka 6,5% atau lebih akan menandakan pasien mengidap diabetes tipe 2. Tes ini juga dapat digunakan sebagai pemeriksaan awal  untuk orang yang berisiko mengidap diabetes.

Tes Toleransi Glukosa Oral

Tes ini berfungsi untuk mengevaluasi aktivitas insulin dalam tubuh. Sampel darah pasien diambil sebanyak dua kali untuk pemeriksaan glukosa puasa dan dua jam setelah makan.

Tes glukosa puasa akan dilakukan pada pagi hari setelah Anda berpuasa selama 8 jam, hanya air putih yang tetap diperbolehkan minum. Anda juga dianjurkan untuk tidak meminum obat-obatan tertentu yang dapat memengaruhi hasil tes. Sampel darah akan diambil menjelang akhir fase berpuasa.

Kemudian, Anda akan diminta untuk minum sirup yang mengandung 75 gram glukosa (gula). Tepat dua jam setelahnya, sampel darah Anda akan kembali diambil untuk tes glukosa guna mengevaluasi aktivitas insulin dalam tubuh.

Cara Mengetahui Hasil Tes Anda

Kadar gula Anda yang diketahui dari hasil tes toleransi glukosa oral akan menentukan apakah Anda menderita gangguan toleransi glukosa atau diabetes.

Milligrams/deciliter atau biasa disingkat mg/dL adalah satuan untuk kadar gula darah yang digunakan secara umum di Indonesia. Takaran gula darah yang normal adalah:

  • 80-100 mg/dL sebelum makan.
  • 80-144 mg/dL sesudah makan (diperiksa tepat dua jam setelah makan).

Gejala dan Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2

Sementara takaran gula darah penderita gangguan toleransi glukosa adalah:

  • 108-126 mg/dL sebelum makan.
  • 142-198 mg/dL sesudah makan (diperiksa tepat dua jam setelah makan).

Perubahan gaya hidup akan dianjurkan jika hasil tes menunjukkan Anda menderita gangguan toleransi glukosa. Dokter juga mungkin akan memberikan obat untuk menurunkan kadar gula darah Anda.

Sedangkan takaran gula darah bagi penderita diabetes adalah:

  • Lebih dari 126 mg/dL sebelum makan.
  • Lebih dari 198 mg/dL sesudah makan (diperiksa tepat dua jam setelah makan).

Jika hasil tes menunjukkan Anda menderita diabetes, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan untuk menurunkan dan menjaga keseimbangan kadar gula darah anda.

Pengobatan Diabetes Tipe 2

Meski diabetes tidak bisa disembuhkan, pendeteksian sejak dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes bisa dikendalikan. Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk memertahankan keseimbangan kadar gula darah dan meminimalisasi risiko komplikasi. Berikut penjelasan mendetail mengenai penanganan diabetes yang umumnya dianjurkan.

Memulai Gaya Hidup yang Sehat

Ini merupakan penanganan awal bagi penderita diabetes tipe 2 sekaligus membantu proses pengobatan dan mencegah komplikasi. Langkah-langkah sederhana tersebut dapat berupa:

  • Menerapkan pola makan yang sehat, misalnya meningkatkan konsumsi makanan kaya serat, menghindari makanan berlemak atau berkadar gula tinggi.
  • Teratur berolahraga, setidaknya selama 2,5 jam dalam seminggu.
  • Menurunkan berat badan, khususnya bagi yang mengalami kegemukan atau obesitas (indeks berat badan 30 atau lebih).
  • Berhenti merokokkarena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada pengidap diabetes.
  • Membatasi atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Kandungan alkohol dalam minuman keras dapat mempertinggi risiko hiperglikemia dan hipoglikemia. Jangan mengonsumsi minuman beralkohol pada saat perut kosong.
  • Menjaga kondisi kaki. Borok pada kaki merupakan komplikasi yang umum dialami oleh penderita diabetes tipe 2. Karena itu, jagalah kondisi kaki Anda dan waspadai luka yang tidak kunjung sembuh.
  • Memeriksakan kondisi mata secara rutin. Frekuensi pemeriksaan mata rutin yang dianjurkan adalah sekali setiap 2 tahun.

 

Terapi Insulin Sebagai Pendamping Obat-obatan Lain

Obat-obatan dalam bentuk tablet mungkin akan kurang efektif untuk mengobati diabetes, sehingga Anda membutuhkan terapi insulin. Berdasarkan dosis dan cara pemakaiannya, terapi ini dapat diberikan untuk menggantikan atau diberikan bersamaan dengan obat-obatan di atas.

Obat-Obatan Lain yang Umumnya Dibutuhkan Penderita Diabetes Tipe 2

Penderita diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi (penyakit jantung, stroke, atau penyakit ginjal). Dokter biasanya akan menyarankan obat-obat berikut ini untuk mengurangi risiko komplikasi:

  • Statin (misalnya, simvastatin) untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi.
  • Obat penurun hipertensi.
  • Obat-obatan ACE Inhibitor, seperti lisinopril, enalapril, atau ramipril, apabila ada indikasi penyakit ginjal diabetik. Perkembangan penyakit yang ditandai dengan adanya protein albumin dalam urine ini dapat disembuhkan jika segera ditangani.

Pemantauan Kadar Gula Darah

Risiko hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah) umumnya menyertai penderita diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin atau tablet tertentu dalam pengendalian kadar gula darah mereka. Gejala hipoglikemia ringan meliputi lemas, gemetaran, dan lapar.

Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 Penyakit Kencing Manis Tahap 2

Penanganan awal untuk penderita diabetes yang mengalami hipoglikemia adalah dengan mengonsumsi sumber karbohidrat (minuman bergula atau tablet glukosa) yang dapat diserap dengan cepat. Setelah itu, penderita boleh mengonsumsi sumber karbohidrat yang dapat bertahan lebih lama seperti sepotong wafer, sepotong roti isi, atau mengonsumsi buah.

Langkah-langkah di atas umumnya dapat meningkatkan kadar gula darah agar kembali normal. Tetapi proses ini bisa membutuhkan waktu beberapa jam.

Hipoglikemia berat akan mengakibatkan penderita diabetes merasa linglung, mengantuk, bahkan kehilangan kesadaran. Ketika mengalami kondisi ini, penderita diabetes harus segera diberi suntikan glukagon (hormon yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat) langsung pada otot atau vena.

Komplikasi Diabetes Tipe 2

Kadar gula darah yang sangat tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, saraf, dan organ tubuh. Diabetes termasuk penyakit kronis yang berkembang secara bertahap, hingga akhirnya bisa memicu sejumlah komplikasi jika tidak ditangani dengan baik. Berikut adalah sejumlah komplikasi yang umumnya dialami oleh penderita diabetes.

Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 Komplikasi

  • Penyakit kardiovaskular. Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit jantungstroke, aterosklerosis, dan tekanan darah tinggi.
  • Kerusakan saraf atau neuropati.Kadar gula darah yang berlebihan dapat merusak saraf dan pembuluh darah halus. Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya sensasi kesemutan atau perih yang biasa berawal dari ujung jari tangan dan kaki, lalu menyebar ke bagian tubuh lain. Neuropati pada sistem pencernaan dapat memicu mual, muntah, diare, atau konstipasi.
  • Kerusakan pada organ kaki. Neuropati atau terhambatnya aliran darah pada kaki penderita diabetes berkemungkinan meningkatkan risiko komplikasi kesehatan kaki yang biasanya terlambat disadari. Sekitar 10 persen penderita diabetes mengalami infeksi serius akibat luka atau goresan kecil pada kaki. Gejala komplikasi kaki yang harus diwaspadai adalah pembengkakan, kulit yang terasa panas saat disentuh, serta luka yang tidak kunjung sembuh.
  • Kerusakan mata, khususnya retina. Retinopati muncul saat terjadi masalah pada pembuluh darah di retina yang dapat mengakibatkan kebutaan jika dibiarkan. Glaukoma dan katarak juga termasuk komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita diabetes.
  • Kerusakan ginjal. Ginjal memiliki jutaan pembuluh darah halus yang menyaring limbah dari darah. Jika pembuluh darah halus tersebut tersumbat atau bocor, kinerja ginjal Anda bisa menurun. Kerusakan parah pada ginjal dapat menyebabkan gagal ginjal yang membutuhkan dialisis (proses cuci darah) atau bahkan transplantasi ginjal.
  • Disfungsi seksual. Kerusakan pembuluh darah halus serta saraf pada para penderita diabetes pria (terutama perokok) dapat mengakibatkan disfungsi ereksi. Pada penderita diabetes wanita, komplikasi ini mungkin berupa kepuasan seksual yang menurun, kurangnya gairah seks, vagina yang kering, atau gagal mencapai orgasme.
  • Gangguan kulit. Diabetes akan membuat penderitanya rentan terkena penyakit kulit seperti infeksi jamur maupun bakteri.
  • Keguguran atau kelahiran mati. Kadar gula darah yang tinggi dapat membahayakan sang ibu dan janin. Risiko keguguran dan kelahiran mati akan meningkat jika diabetes gestasional tidak segera ditangani. Kadar gula darah yang tidak terjaga pada awal kehamilan juga bisa mempertinggi risiko cacat lahir. Ibu hamil yang menderita diabetes dianjurkan untuk memantau kadar gula darahnya secara teratur.

Pengobatan Diabetes Tipe 2 dengan Bio Glukol plus Alga Gold Cereal

Bio Glukol Bermanfaat Untuk Melancarkan Sirkulasi Darah Dan Menjaga Kestabilan Gula Darah, penyakit kencing manis atau Diabetes adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari: defisiensi sekresi, hormon, insulin, aktivitas insulin, atau keduanya, defisiensi transporter glukosa.

BIO GLUKOL UNTUK KENCING MANIS Secara tradisional digunakan untuk membantu menurunkan gula darah melancarkan peredaran darah serta menghasilkan insulin secara alami. Alga Gold Cereal membantu memperbaiki dan mengembalikan kinerja organ-organ tubuh.

Cara Alami Mengobati Diabetes Tipe 2 dengan BIO GLUKOL

Keterangan produk lebih detail silahkan KLIK DISINI


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *